Pentingnya Guru Memahami Bimbingan dan Konseling


GHIRAHBELAJAR.COM, Oleh Ananda Septa

Secara etimologi bimbingan berasal dari kata guidance yang berarti menunjukkan, membimbing, mengatur dan menuntun ataupun membantu. Secara umum, sesuai dengan istilah yang diberikan Bimbingan juga dapat diartikan sebagai bantuan atau tuntunan. Tetapi, ada beberapa orang yang mengartikan guidance ini adalah pertolongan. Pada dasarnya memang menunjukkan, membimbing, menuntun, dan menolong itu memiliki makna yang sama. Jadi, ada beberapa orang Sebagian beda mengartikan kata guidance ini padahal maknanya sama. Sedangkan arti konseling dalam etimologi ini adalah berasal dari kata Latin consilium yaitu dengan, kebersamaan.

Bimbingan dan Konseling ini dapat diartikan sebagai usaha atau upaya pemberian suatu bantuan oleh seorang konselor kepada individu peserta didik dengan tujuan untuk menjadikan individu agar dapat memahami diri sendiri supaya berguna di dalam kehidupan dan memiliki wawasan yang luas, pandangan, interpretasi, pilihan, penyesuaian dan keterampilan yang tepat yang menghubungkan juga sebagai penyambung dengan diri sendiri terhadap lingkungannya.

Fungsi Layanan Bimbingan dan Konseling


Fungsi pemahaman layanan Bimbingan dan Konseling pada proses pembelajaran sangat penting juga untuk diketahui dan dipahami oleh guru mata pelajaran biasa? Karena guru mata pelajaran ini ternyata memiliki beberapa peranan penting yaitu sebagai pendidik, pengajar dan pembimbing. Dan hal ini telah tertuang dan ditetapkan sejak lama dalam UU No 14 Tahun 2005 mengenai guru dan dosen.

Sebagai guru dan dosen yang memiliki peranan sebagai pendidik wajib senantiasa menjadi contoh serta memberikan contoh yang baik dan teladan dalam berperilaku baik di dalam lingkungan sekolah maupun diluar lingkungan sekolah. Mengapa diluar lingkungan sekolah juga harus menetapkan sikap teladan dan baiknya? Karena agar tetap terlihat berwibawa dan juga harus menjaga nama baik ataupun gelar sebagai guru atau dosen karena, jika seorang guru atau dosen namanya telah jelek karena tidak menjaga sikap di luar sekolah ataupun di luar lingkungan universitas maka nama sekolah atau universitas itu akan ikut menjadi jelek.

Jadi, bukan nama atau gelar saja yang menjadi jelek tetapi, sekolahan atau universitanya pun akan menjadi jelek dan turun nama di lungkungannya. Sedangkan jika peranan seorang pengajar yaitu untuk selalu memberikan ilmu pengetahuan pada bidangnya di setiap humanistic dan yang terakhir adalah peranan seorang pembibing yaitu sebagai penghantar atau menghantarkan serta mendidik dan mengajarkan peserta didik untuk dapat mengatasi permasalahannya sendiri dengan dorongan juga perhatian kepada pribadi masing-masing.

Tugas Guru Mata Pelajaran


Guru mata pelajaran bertugas sebagai pelaksana pengajaran serta bertanggung jawab dalam memberikan informasi tentang para siswa untuk kepentingan bimbingan dan konseling.

Salah satu tugas utama guru adalah mengajar. Dalam kesempatan mengajar siswa dikelas, guru memiliki kesempatan untuk mengenali tingkah laku, sifat-sifat, kelebihan dan kelemahan setiap siswa dikelas. Dan dengan demikian disamping bertugas menjadi sebagai pengajar, guru juga dapat bertugas dan berperan dalam bimbingan antar siswa dengan siswa, siswa dengan guru, maupun guru dengan orang tua/ wali murid. Dan ada beberapa fungsi Guru mata pelajaran yang banyak mengetahui hal tentang bimbingan konseling yaitu:

  1. Bisa dan dapat membantu memasyarakatkan pelayanan bimbingan dan konseling kepada siswa
  2. Mampu mengidentifikasikan dan membantu para murid yang memerlukan dan membutuhkan layanan bimbingan sebagai pengganti guru BK
  3. Dapat memberikan kesempatan dan juga kemudahan untuk para murid yang memerlukan kegiatan bimbingan dan konseling
  4. Dapat menangani masalah siswa
  5. Dapat mengumpulkan informasi yang diperlukan dalam rangka penilaian pelayanan bimbingan dan konseling serta memberikan upaya tindak lanjutannya
Dampak dari Pemahaman Bimbingan dan Konseling pada guru mata pelajaran akan berdampak pada kompetensi sosial guru. Apa itu kompetensi sosial guru? Kompetensi sosial guru adalah kemampuan guru untuk berkomunikasi, bergaul serta berbaur secara efektif dengan peserta didik, tenaga kependidikan dan staf-staf sekolahan, orang tua murid, dan dalam masyarakat.

Guru mata pelajaran dan juga tenaga kependidikan memiliki pandangan dan pengartian yang sama terhadap guru Bimbingan dan Konseling. Mereka mengartikan Bimbingan Konseling yaitu guru Bimbingan dan Konseling dapat melahirkan dan membuat suatu tujuan penyelenggaraan Pendidikan yang memanusiakan manusia bukan yang membudakkan manusia.

Pentingnya Memahami Bimbingan dan Konseling


Jika kita lihat dari urgensi pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah atau lembaga pendidikan, maka pengawasan bimbingan dan konseling tidak hanya merupakan keharusan tetapi juga menuntut suatu lembaga dan tenaga profesional dalam pengelolaannya. Sehingga, pemahaman Bimbingan dan Konseling sangatlah penting bagi guru mata pelajaran yang sering berinteraksi dengan siswa. 

Melalui pembelajaran Bimbingan dan Konseling yang dipelajari selama menjadi mahasiswa calon pendidik maupun tenaga kependidikan dapat mengembangkan sikap profesional, pendewasaan diri sehingga menjadi seorang guru dapat menjadi teladan bagi siswanya.

Pemahaman Bimbingan dan Konseling berguna bagi guru mata pelajaran untuk memahami mental dan pola sikap kepribadian seseorang atau siswanya kelak, sehingga seorang guru dapat berlaku bijak dalam pelaksana pembelajaran dan pembimbingan terhadap siswa baik di dalam maupun di luar kelas. Peranan Guru mata pelajaran dalam pelayanan bimbingan dan konseling dalam pendidikan sesuai dengan urgensi dan posisinya, ia berperan sebagai penunjang guru Bimbingan dan Konseling dalam mencapai bimbingan yang efisien.

Posting Komentar

0 Komentar